Selasa, 15 Oktober 2013

Being Indonesian, Bangga Donk...!


*Catatan ini hanyalah sebatas informasi, 
tidak ada niat menggurui atau men-judge siapapun dalam tulisan ini.
Peace...!



Ada fenomena yang luar biasa sekarang berkembang di negara kita.
Gak mo kalah saing, kota kecil tempat aku tinggal dan juga kota kecil tempat orang-orang tinggal juga ikutan ngikutin fenomena ini.
Guess what...?!?
Hhhmm... Korenism..!
Ini adalah tsunami budaya baru yang luar biasa memberikan pengaruh pada manusia-manusia, (yang entah akan kita kasihani ato mungkin biasa and wajar buat sebagian orang),
kalo kita ngomong K-Pop maka akan ada banyak hal yang terlintas secara super duper cepat dalam benak, misalnya;
  • Korean Song
  • Korean Style (baju, potongan rambut, dll yang bersangkutan dengan fashion)
  • Korean Face (mata besar, hidung mancung, bibir pink menawan, pipi pas-pasan, bla bla bla)
  • Dan yang terakhir, yang paling parah, Korean Skin.
Mari kita buka google ato wikipedia ato apapun web yang punya landasan legal dalam memberikan informasi, coba tanyain bagaimana proporsi badan, rambut, bentuk wajah dan warna kulit asli dari ras-ras asli yang berkembang di Indonesia, negara kita tercinta ini.

Kadang rasanya heran aja ngeliat pola fikir kita yang lupa daratan, kadang malah jadi kacang yang lupa kulitnya cuma karena pola fikir kapitalis yang udah memberikan brand terhadap kata "cantik". Apa kita lupa bahwa Indonesia punya banyak wujud cantik alami yang gak perlu dirubah dengan cream pemutih, salon, pemancung hidung, apalagi sampai operasi plastik segala.

Jujur nech, aku punya seorang teman, dia aslinya dari Kor-Sel, nama gak usah aku sebutin yach...?
Dia seorang laki-laki yang emang hidup dan gede di Korea, dengan jujurnya dia cerita ke aku kalo ada sebuah budaya yang aneh di negaranya, yaitu operasi plastik.
Disana orang-orang menganggap operasi plastik adalah hal yang wajar dan biasa saja, mereka merubah bentuk wajah, tubuh bahkan warna kulit juga, temen ku itu berani bilang kalo aslinya cewe korea -yang bukan turunan bule, indo kalo kita nya- jauh lebih jelek dari pada orang Indonesia.
Simple, itu artinya apa yang kita nilai luar biasa, kita tiru abis-abisan dari budaya K-Pop itu bisa jadi adalah hasil rekayasa medis yang memakan budget besar. Artinya lagi, produk-produk pemutih, pelangsing dan pemancung yang dijual di pasaran ato via online itu bisa jadi tidak akan membuat pelanggannya benar-benar sempurna seperti "idola"nya.

Kenapa kita tidak berani bangga menjadi warga negara Indonesia dengan budaya dan keindahan alaminya.
Hayoo... Siapa yang berani bilang gadis-gadis asli Bali yang kulitnya kecoklatan itu jelek...?
Mereka perfect sebagai seorang perempuan dengan keindahan alaminya, begitu juga dengan gadis-gadis melayu dengan kulit kuning langsat dan matanya indahnya, atau bahkan perempuan dari Indonesia timur dengan kulit gelap, hidung mancung dan badan proporsionalnya.

Perempuan asli Indonesia itu aslinya cantik lho, seharusnya kita bangga dengan yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Mungkin banyak banget diantara kita yang gak tau kalo perempuan-perempuan Eropa dan Amerika (kecuali Latin), justru berlomba-lomba mendapatkan kulit seperti kulit asli kita (informasi ini valid, didapat dari beberapa teman ber-kewarganegaraan German, USA, Hungaria dan Irlandia).

Lalu kenapa kita masih kemakan obralan kapitalis yang udah bikin kita lupa tentang jati diri ke-Indonesiaan kita...?
Bukankah kita semestinya bangga karena punya berbagai suku bangsa dan agama, berbagai macam budaya dan keindahan alam yang orang lain gak punya (bahkan ada yang sampai nekad nge-klaim budaya kita lho).
Keberagaman ini bikin kita indah dan cantik secara alami, jadi kenapa harus berpura-pura menjadi "orang" lain...?
Mari bangga menjadi Orang Indonesia...!


^_^